Advokasi, News

Seruan Bagi Komunitas Dimanapun Kamu Berada

seruan

Yang terkasih teman-teman pelangi dimanapun kamu berada. Kami dari Federasi Arus Pelangi yang melakukan kerja advokasi untuk hak-hak kelompok LGBT di Indonesia ingin memberitahukan beberapa situasi yang cukup mengancam kita sebagai orang yang dianggap berbeda dan nyeleneh di masyarakat, selain situasi juga ada beberapa tips yang bisa teman-teman semua ingat. Berikut ini ringkasannya:

Kondisi & Situasi

  1. Kondisi dan situasi atas penolakan terhadap kelompok dengan orientasi seksual dan identitas gender semakin meningkat. Penolakan ini bisa datang dari keluarga sendiri, lingkungan tempat tinggal, lingkungan tempat bekerja, lingkungan tempat belajar juga lingkungan beragama. Penolakan ini bentuknya bisa berbagai macam cara, mulai dari yang paling sopan berupa ajakan dan dorongan untuk “sembuh” (dari penyakit yang tidak benar-benar ada) hingga kekerasan berbentuk pengusiran, bullying atau bahkan kekerasan fisik.
  2. Penolakan karena kebencian berupa kekerasan sudah memasuki ruang-ruang personal kehidupan kita. Di tahun ini saja kami setidaknya mencatat terdapat lebih dari 5 kasus pengusiran dari tempat tinggal. Selain pengusiran dari tempat tinggal, penyerangan yang memasuki ruang privat juga telah terjadi mulai dari apartemen, hotel hingga tempat gym & sauna dengan tuduhan “gay sebagai prostitusi”, meskipun sebenarnya tidak ada aktivitas prostitusi.
    Dalam kasus penangkapan di salah satu sauna misalkan, kami mendapati fakta bahwa sauna tersebut bukan sauna yang menyediakan jual beli jasa seks, namun tetap mengalami penggerebekan dan penangkapan pada para pekerja dan pengunjungnya atas tuduhan prostitusi.
  3. Kondisi ini kemudian diperparah dengan agenda pemerintah yang mulai mengatur dalam upaya-upaya pengkriminalisasian baik dalam Revisi Undang-undang Kitab Hukum Pidana (RKUHP) maupun dalam revisi dan rancangan UU lainnya.

Atas situasi di atas kami menyimpulkan bahwa komunitas LGBT di Indonesia memang menjadi sasaran dalam target kekerasan, baik fisik maupun psikis, yang dilakukan oleh negara maupun non-negara (baca sesama sipil).

Untuk itu kami mengimbau agar teman-teman sekalian dapat meningkatkan sistem keamanan diri serta menghindari tempat-tempat yang biasa dijadikan ajang pertemuan sesama komunitas seperti: Bar, Club, Sauna, dll. Karena pada tempat-tempat serupa rentan menjadi tempat yang dijadikan sasaran target operasi.

Berikut adalah tips-tips yang bisa diperhatikan:

Tips Offline:

  1. Tidak membagikan alamat tempat tinggal mu kepada semua orang, meskipun orang yang sudah kamu kenal.
  2. Buatlah pola waktu maupun pola jalan yang berbeda dari hari ke hari saat menuju pulang ke rumah mu. (Misal, bila hari ini kamu pulang jam 12 malam, maka keesokan harinya pulanglah di jam berbeda). Bila hari ini kamu pulang atau pergi dari arah utara rumah mu, maka cobalah dari arah selatan ke-esokan harinya.
  3. Membangun hubungan yang baik dengan tetangga tempat tinggal mu. Bila ada kerja gotong royong di lingkungan tempat tinggal mu, upayakanlah untuk turut serta. Jangan lupa lapor domisili saat kamu baru menempati tempat tinggal.
  4. Tidak membagikan no telepon mu kepada sembarang orang serta tidak menanggapi telepon maupun pesan dari orang yang tidak dikenal.
  5. Tidak memberitahu dimana kamu bekerja dan dimana tempat mu bekerja kepada semua orang.

Tips Online:

  1. Jangan menampilkan no telepon, alamat rumah, serta tempat bekerja mu di semua akun media sosial mu.
  2. Jangan menghidupkan “geo tagging” atau aplikasi yang menggunakan GPS (Global Positioning System) pada hp dan gadget mu atau menanandai (tag) lokasi dimana kamu berada. Misal;
    • ‘siang ini bobok cyantikz di apartemen kalibata city, tower jasmin’ sembari menandai menggunakan fitur lokasi.
    • ‘Janji ngopi bareng, atau ketemu si A, si B di warung kopi CINTA’ sambil menandai lokasi warung kopi tersebut.
  3. Bila hendak mengunggah foto di media sosial bersama dengan teman-teman mu maka mintalah ijin dan persetujuan teman yang ada di dalam foto mu dan jangan menandai teman mu dalam unggahan foto tersebut tanpa ijinnya.
  4. Jangan memasang foto wajah mu di dalam aplikasi kencan (dating apps) dan pastikan teman kencan mu adalah orang yang benar-benar aman untuk ditemui. Beritahu teman terdekat mu saat kamu akan bertemu dengan teman kencan yang baru ditemui melaluli aplikasi kencan. Dan jangan membawa teman kencan barumu ke rumah atau secretariat mu.
  5. Gembok (lock) semua akun media sosial mu, dan pastikan pertemanan yang ada adalah orang yang kamu kenal dan yang kamu setujui untuk menjadi teman mu. Jangan ijinkan orang yang tidak dikenal untuk mengikuti akun media sosial mu.

Bila kamu sudah kadung dan terlanjur berada di suatu tempat dan terciduk maka hubungi segera kontak ini untuk mencari bantuan.

MEDAN

Cangkang Queer : 0812 1705 0536

Jangan lupa pantau selalu perkembangan informasi dan situasi melalui media sosial kami

IG: @Cangkang_Queer
FB: Cangkang Queer
Twitter: @cangkangqueer

Satu tanggapan untuk “Seruan Bagi Komunitas Dimanapun Kamu Berada”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s